Berkas Hasil Pilkada Blora Dikumpulkan KPU

Seluruh berkas yang terkait dengan hasil pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Blora dikumpulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora, Jumat (11/6).

Hal itu dilakukan untuk tertib administrasi sekaligus persiapan jika muncul gugatan atau perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan pihak-pihak tertentu ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau pun tidak ada gugatan, berkas yang ada kami jadikan arsip,” ujar Ketua KPU Blora, Moesafa.

Berkas yang disiapkan tersebut diantaranya plano penghitungan suara, formulir-formulir serta dokumen pemilih.

Moesafa belum bisa memastikan apakah ada pihak-pihak tertentu, seperti pasangan calon bupati dan calon wakil bupati maupun tim kampanyenya, yang akan melakukan gugatan hasil Pilkada ke MK. Hanya dia menyatakan pihaknya telah menyediakan waktu penyampaian gugatan ke MK, 11-15 Juni. “Jika ada gugatan, gugatannya diajukan langsung ke MK. MK selanjutnya akan memberitahukan kepada kami,” tandasnya.

Moesafa yang juga ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Blora menyatakan penetapan pasangan calon terpilih baru akan dilakukan jika tidak ada keberatan atau gugatan dari pasangan calon.

Menurutnya jika ada keberatan, penetapan pasangan calon terpilih baru dilaksanakan setelah proses PHPU di MK selesai. “Tahapan menuju pelantikan pasangan calon terpilih memang seperti itu. Dan kami telah menyusun jadwal tahapan Pilkada dengan memperhatikan pula ada atau tidaknya PHPU di MK,” katanya.

Menurut Moesafa, KPU telah mengesahkan hasil perolehan suara pasangan calon bupati dan calon wakil bupati, Kamis (10/6).

Berdasarkan rekapitulasi manual penghitungan suara tingkat kabupaten, pasangan Djoko Nugroho-Abu Nafi (Kolbu) memperoleh suara terbanyak mengungguli pasangan calon lainya. Pasangan Kolbu yang diusung PD, PKB, PPP, Hanura, PPIB dan PDP memperoleh sebanyak 243.715 suara. Sedangkan pasangan incumbent RM Yudhi Sancoyo-Hestu Bagiyo Sunjoyo (Yes) yang diusung partai Golkar mendapat 197.277 suara.

Sementara pasangan HM Warsit-Lusiana Marianingsih (Wali) yang diusung PDIP  mengumpulkan 39.445 suara. Total perolehan suara sah dalam Pilkada Blora sebanyak 480.437 suara, sedangkan suara tidak sah sebanyak 13.041 suara. Jumlah hak pilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 688.240 orang

dikutip dari : www.pemiluindonesia.com

Tinggalkan komentar

Filed under Agenda Masyarakat, Berita, Cepu, Indonesia, Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s