Dana Bantuan UKM Baru Terserap 20 Persen

Deputi Menneg BUMN, Ir Muchayat mengemukakan bahwa saat ini dana bantuan untuk pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di perbankan baru terserap 20 hingga 25 persen.

“Jadi banyak yang belum terserap. Ini karena UMKM tidak siap menerima dana itu. Ini merupakan salah satu masalah yang dihadapi UMKM saat ini,” katanya pada Anugerah UK Berprestasi 2007 dari Harian Bisnis Indonesia di Surabaya, Sabtu malam. Menurut alumni ITS yang juga mantan Ketua Kadinda Jatim itu, masalah lain yang menghambat perkembangan UMKM adalah terlalu banyaknya regulasi sehingga keberadaannya “mengunci” perkembangan ekonomi UMKM.

Pada kesempatan itu ia mengemukakan bahwa di sektor pembangunan, dana yang terserap sampai saat juga baru sekitar 20 persen karena terlalu banyaknya regulasi sehingga semua pihak ingin mengatur. Sementara Deputi Menneg Koperasi dan UKM, Marsudi Rahajo mengemukakan bahwa saat ini ada 44,98 juta UKM di Indonesia yang kualitasnya masih “jongkok”. “Makanya keberadaan UKM ini harus ditingkatkan karena usaha ini sangat strategis untuk pemerataan pendapatan. Keberadaan UKM harus diberdayakan secara terintegrasi, termasuk usaha mikro yang jumlahnya jauh lebih besar lagi,” katanya.

Ia berharap agar semua pihak bisa membantu perkembangan UKM, antara lain dengan cara memberikan akses kepada sumber pendanaan dan kemajuan teknologi. Sementara anugerah UKM beprestasi itu diberikan untuk tiga kategori. Kategori ramah lingkungan diraih JM Gallery dari Mojokerto yang merupakan usaha kerajinan cinderamata berupa kapal layar yang dimasukkan ke dalam botol. Posisi kedua diraih PT Sunan Drajat dari Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan yang memproduksi pupuk berkapasitas 500 ton per hari disusul UD Jati Artha dari Surabaya yang memproduksi ukiran dari kayu jati.

Untuk ketegori UKM inovatif, juara pertama diraih Antique Batik dari Malang yang memproduksi batik dengan motif unik disusul Halimah Candle yang memproduksi lilin dari Surabaya serta Asama Furniture dari Waru, Sidoarjo.
Kategori UKM terbaik diraih PT Sunan Drajat disusul Bamboo Classic yang berusaha di bidang furnitur bambu di Surabaya dan CV Tiga Rumah yang berusaha di bidang desain interior juga di Surabaya. Sementara BUMN pembina UKM terbaik diraih PT SIER Rungkut, Surabaya disusul Bank Jatim dan PT Pelindo III, Surabaya.(ant)

diambil dari : waspada online

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, potensi daerah, ukm, UMKM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s