Hutanku Sayang, Hutanku Malang

11 Januari 2010 Cepu,

Salah satu ciri khas yang dimiliki Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora adalah keberadaan Hutan Lindung Jati yang dimiliki oleh Perhutani KPH Cepu. Hutan yang membentang di Kecamatan Jepon hingga Kecamatan Cepu ini merupakan mata pencaharian sebagian penduduk sekitar lokasi. Namun siapa sangka, hutan yang menjadi tempat bernaungnya masyarakat ini, di terjang angin puting beliung, yang mengakibatkan tumbangnya sekitar 15.000 pohon jati.

Hingga minggu, 10 Januari 2010, masih banyak pohon yang  tergeletak di lokasi kejadian, bahkan para petugas dari KPH Perhutani, masih sibuk mendata pohon-pohon yang tumbang tersebut. Pohon yang usianya sudah tua langsung dipotong dan diangkut menuju TPK Cabak, untuk meminimalkan pencurian. Sebagian besar yang tumbang adalah pohon yang masih muda dan bibit yang baru ditanam. Diperkirkan membutuhkan banyak tenaga, dana dan upaya untuk merevitalisasi kembali.

Selain itu, sebagian masyarakat juga merasa diuntungkan dengan musibah ini. Mereka sibuk mencari ranting-ranting pohon untuk dijadikan kayu bakar. Tetapi ada juga sebagian warga yang terlihat menjual ranting-ranting kayu tersebut kepada para tengkulak.

Sepanjang jalan kejadian, masih banyak tiang dan kabel milik Telkom dan PLN yang berserakan di pinggir jalan. Dan di pastikan beberapa hari berikutnya belum akan ada penerangan jalan dari Cepu ke Blora atau sebaliknya. Selain itu sebagian rumah-rumah milik warga yang rusak sudah dihuni kembali pasca angin puting beliung.

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Cepu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s