Pepaya

Pohon yang banyak dijumpai di sekitar kita ini bisa mancapai ketinggian 8 m. Daunnya berbentuk telapak tangan. Buahnya berwarna hijau dan setelah masak kuning kemerahan.

Suku : Caricaceae

Kandungan dan manfaat : Daunnya yang pahit merangsang nafsu makan. Senyawa caricaksantin dan violaksantin menghambat terjadinya batu empedu. Biji pepaya bersifat anthelminik. Buah pepaya mengandung vitamin A.

Kegunaan :

  1. Malaria
    • Beberapa helai daun pepaya dicuci, direbus dengan 2 gelas air samapi airnya tinggal setengah. Minum sedikit-dikitnya sepanjang hari, sampai habis.
  2. Flu
    • Cuci 2 – 3 helai daun pepaya muda, lalu lumatkan, peras dan beri sedikit garam. Diminum 2x sehari untuk anak-anak, 4x sehari untuk dewasa.
  3. Cacing gelang
    • 2 sendok biji pepaya dilumatkan lalu diseduh dengan 1/2 gelas air. Tambahkan 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat 1x sehari.
  4. Menambah nafsu makan
    • Sehelai dau pepaya dicuci. Lumatkan dengan sedikit garam dan beri air sedikit demi sedikit, kira-kira1/4 gelas. Peras. Airnya diminum sekaligus.
  5. Mencegah demam nifas
    • Sehelai daun pepaya muda dicuci, diiris-iris lalu direbus dengan sedikit gula aren dan segelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum sekaligus segera setelah melahirkan selama 2 hari berturut-turut.
  6. Melancarkan air seni dan mengeluarkan batu ginjal
    • 3 jari akar pepaya dipotong-potong, lalu direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Setelah agak dingin, disaring. Diminum 3x sehari, masing-masing 3/4 gelas. Supaya lebih enak, tiap kali beri sesendok madu.
  7. Hipertensi
    • Parut sebuah pepaya muda, peras. Airnya diminum 2x sehari. Ulangi selama 3 hari.
  8. Sarawan, sembelit
    • Makan buah pepaya segar 3x sehari.
  9. Keputihan
    • Sehelai daun pepaya dicuci, diiris halus-halus, ditambah dengan 50 g akar alang-alang yang sudah dicuci bersih, sedikit pulasari, direbus dengan 1,5 liter air. Setelah mendidih, disaring lalu diminum 1x sehari satu gelas.
  10. Diare
    • Keringkan segengam biji pepaya lalu tumbuk sampai halus. Seduh biji pepaya tersebut, seperti menyeduh teh. Minum 3x sehari, 1 gelas.
  11. Jerawat
    • Jemur 2 – 3 helai daun pepaya yang sudah tua. Lumatkan sambil diberi sedikit air. Peras. Oleskan sarinya pada jerawat.
  12. Melancarkan haid
    • 2 helai daun pepaya dicuci, ditumbuk halus sambil diberi 1/4 gelas air. Peras. Beri sedikit garam. Minum sekaligus 1x sehari.
  13. Melancarkan ASI
    • Beberapa helai daun pepaya dicuci dan dilayukan diatas api. Hangat-hangat ditaruh disekeliling payudara.
  14. Jengkolan
    • 1/2 tangkai daun pepaya, 10 helai daun kacang panjang, 6 tangkai daun singkong dicuci dan dilumatkan. Tambahkan 1/2 gelas air matang. Peras. Saat akan diminum beri 1 sendok makan madu. Minum ramuan ini 2x sehari.
  15. Digigit serangga berbisa
    • 5 jari akar pepaya dicuci, dilumatkan. Tempelkan ramuan ini pada bagian yang sakit dan balut dengan perban.
  16. Luka bakar
    • 1 buah buah pepaya muda dicuci, digores-gores agar getahnya keluar. Oleskan getah tersebut pada luka.
  17. Mengeluarkan pecahan kaca
    • Beberapa daun pepaya dicuci bersih lalu dilumatkan dan diberi sedikit garam. Oleskan ramuan tersebut pada kulit yang terkena pecahan kaca lalu balut. Pecahan kaca akan keluar dan lukanya akan mengering.
  18. Kutil
    • Oleskan getah pepaya pada kutil setiap 3 jam sekali. Cara ini bisa juga dipakai untuk mengobati luka kecil.
  19. Rambut beruban
    • Jemur 2 sendok makan biji pepaya sampai kering. Setelah itu, disangrai sampai hangus. Tumbuk sampai halus. Campur dengan sedikit minyak kelapa dan aduk sampai rata. Oleskan ramuan ini pada kulit kepala yang sudah dikeramas. Digunakan sebelum tidur.
  20. Tumit pecah-pecah
    • Getah pepaya muda digosokkan ke tumit yang pecah-pecah. Biarkan 1/4 jam lalu cuci kaki. Lakukan 1x sehari.
  21. Sakit gigi
    • Getah pepaya muda diteteskan ke gigi yang sakit dengan bantuan kapas.

Tinggalkan komentar

Filed under Cepu, Kesehatan, Pengetahuan, Tanaman Obat, Tips

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s