Pengolahan Hasil Pertanian – (4) Teknik Pengemasan

Fungsi Pengemasan :

  1. Kemasan dapat membantu mencegah kerusakan
  2. Melindungi bahan pangan yang ada didalamnya
  3. Melindungi dari pencemaran dan gangguan fisik
  4. Menempatkan suatu produk agar mempunyai bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi
  5. Menarik minat atau daya beli konsumen, karena itu perlu diperhatikan bentuk, warna, dan dekorasi dari bahan pengemasan

Jenis-jenis Kemasan

  1. Gelas. Gelas mempunyai sifat-sifat menguntungkan seperti inert (tidak bereaksi dengan bahan yang dikemasnya), kuat, tahan terhadap kerusakan. Kelemahan kemasan gelas : mudah pecah.
  2. Plastik.
    • Keuntungan : mudah dibentuk, daya adoptasi yang tinggi terhadap produk, tidak korosit dan harganya relatif murah.
    • Kelemahan : tidak tahan terhadap temperatur tinggi.

Macam / Jenis Plastik yang banyak digunakan :
1. Polyethylene (PE)
PE paling banyak digunakan karena mempunyai sifat :
– mudah dibentuk
– penampakan jernih
– daya rentang tinggi
– tahan terhadap zat kimia
– kedap air/uap air

PE dibedakan menjadi dua :
– LDPE (Low Density Poly Ethylene)
Bersifat fleksibel sehingga banyak digunakan untuk kantong (kemas gula,dll)
– HDPE (High Density Polyethylene). Untuk kemasan kaku (contoh : botol aqua)

2. Polypropylene (PP)
contoh : penutup gelas aqua
Polypropylene mempunyai sifat : ringan, transparan, jernih, tahan suhu tinggi (150 derajat celsius), cocok untuk makanan yang disterilisasi dan tahan asam basa dan minyak.

3. Selopan (Cellophan)

Selopan mempunyai sifat : transparan, fleksibel, permukaan halus dan berkilau, sensitif terhadap uap air. Contoh :

– mengemas roti
– biskuit
– candy

4. Polyvinylidene Chlorida (PUDC)
contoh : – bungkus permen Sugus

5. Nylon
Bersifat : kuat, tahan minyak, suhu tinggi (bagus untuk produk yang panas)
contoh : bungkus mie

Desain Kemasan
Faktor-faktor desain kemasan antara lain :

  1. Mampu menarik calon konsumen
  2. Menampilkan produk yang siap jual
  3. Informatif dan komunikatif

Kemasan dapat cepat dan jelas menyampaikan pesan dan semua informasinya yang menyangkut produk. Menyampaikan identitas produk, jenis, ukuran, tipe, warna dan rasa. Informasi ditulis dan ditunjukkan serta mudah dilihat, dibaca, dan dimengerti oleh konsumen.

Warna Kemasan
Pada makanan warna erat hubungannya dengan rasa :

  • merah  : pedas/manis
  • kuning : rasa asin
  • hitam  : pahit

Beberapa pertimbangan warna kemasan :

  • warna menarik
  • merangsang rasa, penciuman.

5 Komentar

Filed under Pelatihan, Pengetahuan, Tips, UMKM

5 responses to “Pengolahan Hasil Pertanian – (4) Teknik Pengemasan

  1. andri

    Ada yang bisa ngasih info tentang teknik pengemasan minuman dlm kemasan (cup) agar bisa lebih awet meski tanpa pengawet kimia?

    • ceputelecenter

      Inti dari awet adalah bagaimana cara kita mengemas makanan atau minuman dalam keadaan yang steril, sehingga bakteri (dari udara) yang menyebabkan pembusukan semakin sedikit masuk kedalam kemasan.

      Untuk minuman dalam kemasan, usahakan memasukkan cairan selagi masih panas. Selain itu perlu juga pensterilan cup nya. dengan cara menguapi bagian dalam cup tersebut dengan uap air yang mendidih selama kurang lebih 1 atau 2 menit.

  2. informasi yang bagus untuk disebarluaskan

    • ceputelecenter

      terima kasih … tujuan kami memang untuk mencerdaskan masyarakat … terutama sektor UMKM dan Ibu rumah tangga sebagai tulang punggung keluarga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s