Ciputra, Create Something from Nothing

Pak Cip dilahirkan di sebuah ruko kelontong. Sejak usia 12 tahun ditinggal ayahnya, karena diambil paksa oleh Tentanra Jepang. Ayahnya meninggal di tahanan dan dituduh sebagai mata-mata Belanda. Ciputra kecil diwarisi sebuah toko kelontong, dimana dia belajar hemat dari ibunya. Sepeninggal ayahnya, timbul niat yang kuat di diri Ciputra kecil, untuk sukses. Demi impian itu, Pak Cip kemudian bersekolah SMA di Gorontalo, dan memperoleh sarjana arsitek di ITB, dan selanjutnya menghasilkan karya-karya properti yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.

Ir. Ciputra

Ir. Ciputra

Pengagum karya maestro Sujoyono, Basuki Abdullah, Affandi, Hendra Goenawan ini sekilas menyinggung tentang perihal perbedaan harga lukisan di Indonesia dan RRC. Lukisan di RRC bisa lebih mahal karena ada unsur entrepreneur di sana, ada nilai packaging, marketing, dan branding. Semua yang menyangkut uang, harus ada entrepreneur. Dan prinsip entrepreneur harus menambah nilai manfaat dari sesuatu.

Walaupun sudah sukses, Ciputra tetap low profile. Bahkan Pak Cip, demikian biasa dipanggil, tidak mau untuk menceritakan tentang berbagai penghargaan yang pernah diterimanya. Ini adalah apa yang sudah saya perbuat untuk masyarakat dan apa yang sudah masyarakat perbuat untuk saya. Dan saya mengucapkan terima kasih, demikian Pak
Cip merendah. 25 tahun lagi, Indonesia sudah menjadi negeri entrepreneur adalah impian pak Cip. Minimal 2 persen dari penduduk Indonesia harus menjadi entrepreneur. Impian saya tidak mengenal jarak, usia dan waktu, impian saya akan terus hidup walaupun saya tidak bisa mengalaminya, pungkas Pak Cip ketikan disinggung tentang umurnya yang sudah mencapai 77 tahun.

Dan untuk mewujudkan itu Pak Cip mendirikan sekolah dan memberikan pelatihan entrepreneurship sedari usia TK. Selain itu Pak Cip juga membuka diri kepada organisasi, atau pemerintah untuk memberikan training for trainer di bidang entrepreneurship. Hal ini dilakukan demi kemajuan bangsa. Karena pak cip percaya bahwa science, research,
entrepreneurship adalah pilar kemajuan bangsa. Ketika ditanya tentang bidang usaha yang pas di saat ini, Pak Cip memberikan tips sebagai berikut : anda harus memilih 100 bidang usaha yang anda ingin, sanggup dan ada market. Perkecil menjadi 50, 10, dan terakhir 3 yang bisa diuji coba. Selain itu calon entrepreneur harus punya modal dasar, yaitu punya orang tua, punya lingkungan, dan punya pendidikan.

–Disarikan dari Tatap Muka @TVOne 26 Juli 2009–

4 Komentar

Filed under Berita, Pengetahuan

4 responses to “Ciputra, Create Something from Nothing

  1. nupikasari

    maju terus telecenter.
    masukin wisata yang ada di cepu dan sekitarnya dong.

  2. utix

    cayo telecenter,,,,
    salam buat pak cip ya,,,,,, (^_^)

  3. tforce2009

    Buktikan IndonesiaMu
    aio dukung Pulau Komodo sebagai new7wonders
    klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s