Tanggal 12 Juli bagi para insan koperasi merupakan hari yang sakral, karena pada hari ini diperingati HARI KOPERASI NASIONAL. Menurut sejarah pergerakan koperasi telah mencatat bahwa tanggal 12 Juli ditetapkan sebagai Hari Koperasi melalui Kongres I di Tasikmalaya 62 tahun yang lalu. Gerakan koperasi tersebut didirikan dalam masa perjuangan melawan upaya pihak kolonial yang ingin kembali menguasai Negara Republik Indonesia.
Pada tahun ini, puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional yang ke-62 akan dipusatkan di Samarinda, Kalimantan Timur pada 15 Juli mendatang, dan akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Akan hadir pula lebih dari 10.000 anggota gerakan koperasi dari seluruh Indonesia. Pemerintah menunjuk Dekopin sebagai panitia penyelenggara Harkop ke-62 bersama dengan Pemprov Kaltim, sekaligus Gerakan Koperasi. Kaltim ditunjuk sebagai tuan rumah lantaran dinilai merupakan provinsi yang menaruh perhatian besar terhadap koperasi.
Menurut Asisten Deputi Urusan Tata Laksana Koperasi dan UKM Bidang Kelembagaan Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Nur Ediningsih, dalam usianya yang ke-62 tahun ini, banyak koperasi yang belum berperingkat baik dan disiplin, khususnya dalam melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT). “Hanya 40 persen dari koperasi kita yang aktif saat ini,” katanya.
Pada akhir 2008, tercatat sebanyak 155.000 koperasi ada di Indonesia, dengan demikian hanya 62.000 koperasi yang aktif.
Pameran UMKM
Di lingkup Provinsi Jawa Tengah, peringatan Hari Koperasi dimeriahkan dengan diadakannya Pameran Produk UMKM se-Jawa Tengah. Pameran ini dilaksanakan pada tanggal 14 – 17 Juli 2009, di Gedung Wanita, Jl. Sriwijaya – Semarang.
Peserta pameran merupakan utusan dari Dinas Koperasi tiap Kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Tak ketinggalan juga Kabupaten Blora, yang pada kesempatan ini mengikutsertakan produk dari beberapa Kecamatan. Mulai dari Sate Ayam Blora, Lontong Tahu, Eggroll Waluh, sampai kerajinan.
Eggroll Waluh adalah Produk Unggulan dari Kelurahan Ngroto – Kecamatan Cepu. Produk ini dikembangkan oleh Kelompok Wanita Tani “Budi Rahayu” – KID PFI3P Kelurahan Ngroto.
Kelompok Wanita Tani “Budi Rahayu”
KWT Budi Rahayu didirikan pada tahun 2008, di bawah binaan KID – PFI3P Kelurahan Ngroto pimpinan Bapak Musiran. KWT Budi Rahayu sendiri dipimpin oleh Ibu Sukilah dengan jumlah anggota kurang lebih 23 orang. Produk unggulannya adalah Eggroll Waluh. Rumah Produksinya terletak di rumah salah satu anggota, dan telah memiliki banyak langganan.
Waluh atau labu kuning, dijadikan alternatif bahan baku pangan yang dianjurkan dan dikembangkan di Kecamatan Cepu. Sesuai dengan instruksi bapak Camat Cepu.
Banyak yang belum familiar dengan eggrooll. Panganan ini terbentuk dari lembaran adonan yang panggang dan kemudian digulung sehingga berbentuk seperti kue semprong. Banyak yang salah kira bahwa eggroll ini sama dengan Ledre (makanan khas Cepu & Bojonegoro). Kalaupun dicari padanannya, camilan yang rasanya lembut dan manis ini sama dengan produk salah satu perusahaan biskuit terkenal yang bernama SERENA.
Produk
Kemasan : p.11 cm x l.18cm x t.7cm
Berat Bersih : 250 gram
Harga : Rp. 15.000,-
- 3
- 2
- 1
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai produk, hubungi :
CEPU TELECENTER
Jl. Olahraga No. 4, Kampung Baru – Cepu
Telp./ Fax 0296 423 409
admin@ceputelecenter.co.cc atau telecenter.wanitamandiricepu@yahoo.co.id
Filed under: Berita, UMKM | Tagged: Cepu, Flash News, Jawa Tengah, Koperasi, Pangan, Produk, Profil Anggota, UMKM











Nah ini baru mantap. ga usah capek2, kudu rolling ke bawah cari next artikel
Maju terus
seeepppp…….